March 04, 2012

MAKALAH KEWARGANEGARAAN : Hak dan Kewajiban Warga Negara Indonesia


Makalah Kewarganegaraan
Hak dan Kewajiban Warga Negara Indonesia



Oleh :
Kelompok IV B

Anggota :
Khairul Irsyad  (54609)
Hilfi Ghassani    (54606)
Sri Utari            (54565)
Vinny Octaviani (54641)



Universitas Negeri Padang
2010/2011

BAB I
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Indonesia merupakan suatu negara yang demokratis. Salah satu unsur negara adalah rakyat, rakyat yang tinggal di suatu negara merupakan penduduk atau warga negara dari negara yang tersebut. negara mempunyai hak dan kewajiban terhadap warga negaranya begitu pula dengan warga negara yang juga mempunyai hak dan kewajiban terhadap negaranya. Hak dan kewajiban tersebut adalah hal yang harus dipertanggungjawabkan oleh masing-masing komponen tersebut. Dalam makalah ini penulis akan mencoba untuk menjelaskan tentang hak dan kewajiban warga negara Indonesia terhadap negara.

1.2 Rumusan Masalah
Dari latar belakang di atas bisa memunculkan beberapa pertanyaan yang penting untuk dibahas diantaranya ;
1. Apakah pengertian hak dan kewajiban itu?
2. Apakah wujud hubungan antara warga negara dengan negara ?
4. Apakah hak dan kewajiban warga negara seperti menurut  UUD 1945?

1.3 Tujuan
1. Memahami pengertian hak dan kewajiban.
2. Mengetahui korelasi hubungan warga Negara dengan Negara.
4. Menjelaskan dan memahami hak dan kewajiban warga Negara Indonesia

BAB II. PEMBAHASAN
2.1 Pengertian Hak dan Kewajiban
Dalam konteks kata, hak dan kewajiban mengandung 2 kata yaitu hak dan kewajiban. Dari masing-masing kata tersebut tentunya mempunyai arti tersendiri. Menurut Prof. Dr. Notonegoro : Hak adalah kuasa untuk menerima atau melakukan suatu yang semestinya diterima atau dilakukan melulu oleh pihak tertentu dan tidak dapat dilakukan oleh pihak lain manapun juga yang pada prinsipnya dapat dituntut secara paksa olehnya.
Menurut pengertian tersebut individu maupun kelompok ataupun elemen lainnya jika menerima hak hendaknya dilakukan sesuai dengan aturan yang berlaku dan tidak dapat diwakilkan kepada orang lain jadi harus pihak yang menerimannya lah yang melakukan itu. Dari pengertian yang lain hak bisa berarti sesuatu yang mutlak menjadi milik kita dan penggunanya tergantung kepada kita sendiri contohnya hak mendapatkan pengajaran. Dalam hak mendapatkan pengajaran ini adalah tergantung dari diri kita sendiri, kalau memang menganggap bahwa pengajaran itu penting bagi kita pasti kita akan senantiasa akan belajar.
Kewajiban berasal dari kata wajib. Menurut Prof. Dr. Notonegoro wajib adalah beban untuk memberikan sesuatu yang semestinya dibiarkan atau diberikan oleh pihak tertentu tidak dapat oleh pihak lain manapun yang pada prinsipnya dapat dituntut secara paksa oleh yang berkepentingan. Kewajiban pada intinya adalah sesuatu yang harus dilakukan. Disini kewajiban berarti suatu keharusan maka apapun itu jika merupakan kewajiban kita harus melaksanakannya tanpa ada alasan apapun itu. Dari pengertian yang lain kewajiban berarti sesuatu yang harus dilakukan dengan penuh rasa tanggung jawab.
2.2 Hubungan antara warga Negara dengan Negara
Wujud hubungan antara warga negara dengan negara pada umumnya adalah berupa peranan. Peranan pada dasarnya adalah tugas apa yang dilakukan sesuai dengan status yang dimiliki, dalam hal ini sebagai warga negara.Selain itu ditentukan pula hak dan kewajiban negara terhadap warga negara. Hak dan kewajiban negara terhadap warga negara pada dasarnya merupakan hak dan kewajiban warga negara terhadap negara.


2.3 Hak dan Kewajiban warga negara Indonesia sesuai UUD 1945
Sebagai komponen dari suatu bangsa, warga negara akan mendapatkan kompensasi dari negaranya sebagai hak yang harus diperoleh, selain memberikan kontribusi tanggung jawab sebagai kewajiban pada negaranya. Berikut ini beberapa hak dan kewajiban yang dimiliki warga negara Indonesia yang telah tercantum dalam undang-undang dasar 1945:
1.      Hak atas kesamaan kedudukan dalam hukum dan pemerintahan
Ini merupakan konsekuensi dari prinsip kedaulatan rakyat yang bersifatkerakyatan yang dianut Indonesia. Pasal 27 (1) menyatakan tentang kesamaan kedudukan warga negara dalam hukum dan pemerintahan tanpa pengecualian. Pasal ini menunjukkan kepedulian kita terhadap hak asasi sekaligus keseimbangan antara hak dan kewajiban daan tidak adanya diskriminasi diantara warga negara.
2.      Hak atas pekerjaan dan penghidupan yang layak
Sesuai dengan yang tertuang dalam Pasal 27 (2). Pasal ini menunjukkan asas keadilan social dan kerakyatan bahwa setiap warga negara mempunyai hak untuk memiliki penghidupan yang layak.
3.      Kemerdekaan berserikat dan berkumpul
Pasal 28 UUD 1945 menetapkan hak warga negara dan penduduk untuk berserikat daan berkumpul, mengeluarkan pikiran secara lisan maupun tulisan dan sebagainya. Syarat-syaratnya akan diatur dalam undang-undang. Pelaksanaan pasal 28 telah diatur dalam undang-undang antara lain:
a. UU No.1 Tahun 1985 tentang perubahan atas UU no. 15 tahun 1969 tentang pemilihan umum anggota Badan Permusyawaratan/Perwakilan Rakyat sbagai mana telah diubah dengan UU No. 4 tahun 1975 daan UU No. 3 tahun 1980.
b. UU No. 2 tahun 1985 tentang perubahan aatas UU No. 16 tahun 1969 tentang susunan dan kedudukan MPR, DPR, dan DPRD sebagaimana telah diubah dengan UU No. 5 tahun 1975.

4. Kemerdekaan memeluk agama
Pasal 29 (1),(2) UUD 1945 mengatur kemerdekaan beragama di Indonesia. Hak atas kebebasan beragama bukan pemberian Negara atau golongan melainkan berdasarkan keyakinan sehinga tidak dapat dipaksakan.
4.      Hak dan kewajiban bela Negara
Pasal 30 (1) UUD 1945 menyatakan keewajiban dan hak setiap warga negara untuk ikut serta dalam usaha pembelaan negara dan ayat (2) menyatakan bahwa pengaturannya lebih lanjut dilakukan dengan undang-undang. Undang-undang yang dimaksudkan adalah UU No. 20 tahun 1982.
5.      Hak mendapatkan pengajaran
Termuat dalam pasal 31 (1),(2) UUD 1945, ini sesuai dengan tujuan Negara kta dalam pembukaan UUD 1945 bahwa bangsa Indonesia antara lain berkewajiban mencerdaskan kehidupan bangsa.

BAB III. KESIMPULAN

3.1 Pengertian Hak dan Kewajiban.
Hak adalah kuasa untuk menerima atau melakukan suatu yang semestinya diterima atau dilakukan melulu oleh pihak tertentu dan tidak dapat dilakukan oleh pihak lain manapun yang pada prinsipnya dapat dituntut secara paksa olehnya.
Kewajiban adalah beban untuk memberikan sesuatu yang semestinya dibiarkan atau diberikan   oleh pihak tertentu tidak dapat oleh pihak lain manapun yang pada prinsipnya dapat dituntut  secara paksa oleh yang berkepentingan.

3.2 Hubungan antara warga negara dengan negara
Hubungan institusi pemerintahan yang mengatasnamakan negara dengan warga negara memiliki timbal balik. Baik negara maupun warga negara memiliki hak dan kewajiban untuk saling memberikan konstribusi.

3.3 Hak dan kewajiban warga negara sesuai UUD 1945
            Sebagai warga negara,  hak dan kewajiban warga negara Indonesia tercantum dalam Pasal 27 sampai pasal 31 UUD 1945


DAFTAR PUSTAKA
http://masyusblog.blogspot.com/hak-dan-kewajiban-warga-negara_02.html

No comments:

Post a Comment